10 Hewan Laut Dalam Teraneh di Dunia
Viper Fish

Memiliki nama latin Mesopelagic, ikan Viper ini dapat ditemukan dikedalaman 80-1600 meter, merupakan ikan dengan tampang super kejam (mulut lebar dan gigi tajam). Seperti kebanyakan ikan dari lautan dalam, ikan ini tidak memiliki warna kulit tembus pandang dan organnya menyala karena proses yang disebut bioluminescence, selain itu ikan Viper memiliki mata yang besar untuk mengumpulkan cahaya sebanyak mungkin di dalam kondisi yang minim cahaya atau bahkan tanpa cahaya sama sekali.
Mulutnya yang lebar dalam menelan utuh ikan yang bahkan lebih besar dari badannya, hal ini dimungkinkan karena perutnya bersifat elastis sehingga dapat mengembang.
Fangtooth Fish


Dikenal juga dengan nama Anoplogaster Cornuta, meski terlihat seperti monster, ikan ini cuma dapat tumbuh sampai 6 inci panjangnya. Ikan ini memiliki tubuh pendek dengan kepala yang berukuran besar, ikan ini hidup dikedalaman yang cukup ekstrim yaitu 16.000 kaki. Fangtooth dapat ditemukan di lautan tropikal seperti Australia.


Mempunyai nama latin Grammatostomias Flagellibarba, hidup di kedalaman 5000 kaki / 1.500 meter, memiliki semacam belalai menyala yang terhubung dengan dagunya. Dibagian samping tubuhnya juga terdapat bagian menyala yang digunakan untuk memberi tanda kepada ikan Dragonfish lain selama musim kimpoi.
Angler Fish


Dikenal juga dengan nama Melanocetus Johnsoni, tubuhnya berkembang sampai 5 inci, tubuhnya hampir menyerupai bola basket, ditemukan dikedalaman 3000 kaki. Penampilannya sekilas menyeramkan karena tubuhnya berbentuk bulat & memiliki mulut yg lebar & bertaring melengkung panjang. Ciri khas lain ikan angler adalah organ lampu pada semacam “tali pancing” di bagian atas moncongnya.


Dikenal juga dengan nama Melanocetus Johnsoni, tubuhnya berkembang sampai 5 inci, tubuhnya hampir menyerupai bola basket, ditemukan dikedalaman 3000 kaki. Penampilannya sekilas menyeramkan karena tubuhnya berbentuk bulat & memiliki mulut yg lebar & bertaring melengkung panjang. Ciri khas lain ikan angler adalah organ lampu pada semacam “tali pancing” di bagian atas moncongnya.
Giant Octopus / Gurita Raksasa

Memiliki nama latin Architeuthis Dux, salah satu mahluk laut terbesar, dapat tumbuh sampai dengan ukuran 60 kaki, dikenal sebagai hewan tak bertulang belakang terbesar yang pernah ada. Hewan satu ini dikenal sangat misterius karena belum pernah ada yang melihat mahluk ini di alam liar, karena kebanyakan mereka ditangkap sudah dalam keadaan mati atau tersangkut jaring nelayan.
Hewan ini termasuk hewan pemakan daging, dan mereka akan memakan apapun yang mereka tangkap, selama perang dunia ke dua ada sebuah cerita yang menyatakan mahluk ini menarik seseorang dari sebuah kapal kecil di kegelapan malam.

Memiliki nama latin Architeuthis Dux, salah satu mahluk laut terbesar, dapat tumbuh sampai dengan ukuran 60 kaki, dikenal sebagai hewan tak bertulang belakang terbesar yang pernah ada. Hewan satu ini dikenal sangat misterius karena belum pernah ada yang melihat mahluk ini di alam liar, karena kebanyakan mereka ditangkap sudah dalam keadaan mati atau tersangkut jaring nelayan.
Hewan ini termasuk hewan pemakan daging, dan mereka akan memakan apapun yang mereka tangkap, selama perang dunia ke dua ada sebuah cerita yang menyatakan mahluk ini menarik seseorang dari sebuah kapal kecil di kegelapan malam.
Long Nosed Chimaera


Di Afrika Selatan, ikan ini juga dikenal sebagai “Ghost Shark” atau “Hiu Hantu”, meski sebenarnya ikan ini berkerabat jauh dari ikan hiu yang kita kenal. Dorsal atau bagian atas ikan ini sangat beracun dan dapat menyebabkan kematian bagi manusia. Namun, kejadian ini sangat langka karena ikan ini hidup di dasar laut dengan kedalaman sekitar 8.000 kaki (kira-kira 243.840 m dibawah permukaan laut) dan besarnya dapat mencapai kira-kira 5 kaki (1,5 m).


Di Afrika Selatan, ikan ini juga dikenal sebagai “Ghost Shark” atau “Hiu Hantu”, meski sebenarnya ikan ini berkerabat jauh dari ikan hiu yang kita kenal. Dorsal atau bagian atas ikan ini sangat beracun dan dapat menyebabkan kematian bagi manusia. Namun, kejadian ini sangat langka karena ikan ini hidup di dasar laut dengan kedalaman sekitar 8.000 kaki (kira-kira 243.840 m dibawah permukaan laut) dan besarnya dapat mencapai kira-kira 5 kaki (1,5 m).
Vampire Squid / Cumi-Cumi Vampir


Cumi-cumi vampir dari Neraka, inilah julukan bagi binatang mollusca ini, nama tersebut ternyata hanya di dasarkan dari bentuknya yang saja, karena ternyata makanan dari binatang pentakel ini hanyalah sisa-sisa makanan yang berserakan didasar laut dari sisa-sisa makanan binatang laut lainnya.
Keunikan yang dimiliki oleh makhluk laut ini adalah menggunakan dua filamen panjang untuk menangkap puing-puing makanan yang jatuh ke dasar laut dan uniknya lagi dia dapat mematikan dirinya sendiri (bunuh diri) ketika terancam.
Meskipun telah ditemukan lebih dari 100 tahun yang lalu, cumi-cumi vampir tetap merupakan salah satu hewan laut yang paling misterius.


Cumi-cumi vampir dari Neraka, inilah julukan bagi binatang mollusca ini, nama tersebut ternyata hanya di dasarkan dari bentuknya yang saja, karena ternyata makanan dari binatang pentakel ini hanyalah sisa-sisa makanan yang berserakan didasar laut dari sisa-sisa makanan binatang laut lainnya.
Keunikan yang dimiliki oleh makhluk laut ini adalah menggunakan dua filamen panjang untuk menangkap puing-puing makanan yang jatuh ke dasar laut dan uniknya lagi dia dapat mematikan dirinya sendiri (bunuh diri) ketika terancam.
Meskipun telah ditemukan lebih dari 100 tahun yang lalu, cumi-cumi vampir tetap merupakan salah satu hewan laut yang paling misterius.
Megamouth Shark


Megamouth adalah hiu yang tinggal di perairan dalam, tidak seperti hiu ganas yang lebih dikenal secara umum, Megamouth ini tidak menyerang manusia. Ia hidup dengan memangsa ikan-ikan yang hidup di lingkungannya. Megamouth akan membuka mulutnya dan berenang menuju mangsanya, sehingga cara makannya akan tampak seperti mesin penghisap debu alami. Megamouth tidak memiliki gigi-gigi tajam seperti halnya hiu putih atau hiu lembu, itu sebabnya jenis ini tidak berbahaya bagi manusia.


Megamouth adalah hiu yang tinggal di perairan dalam, tidak seperti hiu ganas yang lebih dikenal secara umum, Megamouth ini tidak menyerang manusia. Ia hidup dengan memangsa ikan-ikan yang hidup di lingkungannya. Megamouth akan membuka mulutnya dan berenang menuju mangsanya, sehingga cara makannya akan tampak seperti mesin penghisap debu alami. Megamouth tidak memiliki gigi-gigi tajam seperti halnya hiu putih atau hiu lembu, itu sebabnya jenis ini tidak berbahaya bagi manusia.









